Semua tentang menjahit dan apa yang menarik disekitarku..

Senin, 20 Januari 2014

Rutinitas Baru (berkah yang besar)

Setelah berabad-abad nggak buka blog akhirnya ada waktu dan kesempatan. karena saking lamanya gak buka banyak coment yang harus dibalas,,,fuiih kayak orang sibuk z yaa,,
Dan pada hari inilah saya bisa curcol alasan saya gak buka dan nulis2 entah itu bagi2 tuto atau sekedar curcol.

Tepat pada tanggal 14 Oktober 2013 yang lalu saya telah melahirkan bayi kembar berjenis kelamin perempuan, dua-duanya perempuan lewat operasi caesar. Pengennya secara normal, tapi tensi darah sebelum lahiran 160 gak mau ambil resiko. itu juga jadwal operasi yang harusnya jam7sore jadi dimajukan menjadi jam 2 siang, keburu saya dan sibayi2 stress..hehe

Mungkin karena pengalaman pertama ya,, apalagi waktu masung ruang operasi disuruh duduk, disuntik obat bius, gemetar minta ampun tuh badan,,,ditanya lah sama perawat "baru pertama kali operasi ya, Bu" "iya" jawabku. Kemudian Saya disuruh berbaring dan lama kelamaan kaki mulai mati rasa. Kira2 setengah jam kemudian terdengarlah suara tangisan bayi kemudian tangisan bayi yang kedua. Selama proses "pembelahan" itu saya masih sadar walau tangan masih gemetar.

Setelah bayi2 dikeluarkan saya tengok keamping, berhubung dindingnya keramik terlihatlah pantulan cahaya dokter sedang menjahit perut saya waalau samar2. Penasaran banget pengen liat tapi apa mentalku kuat ya,,heee masuk ruang operasi aja udah gemetaran walau udah dikuatin sama suami.
Jreeng,,,bayi2nya sudah dibersihkan sama perawat "selamat ya bu, bayinya perempuan".

Kembar?? Pasti semua tanya berapa berat masing2.. Beratnya masing2 2,1kg dan 2,7kg. Pembagian jatah makan yang kurang adil ya,,Waktu liat bayiku yang 2,7 gede dan agak kemeraahan,,tapi pas liat yang 2,1 sangat beda banget dan agak pucat. Cuma bisa berdoa semoga anak2ku sehat2 dan panjang umurnya.
 Naura Alfatunnisa Irawan berat lahir 2,1kg


Nazhifa Alfatunnisa Irawan berat lahir 2,7kg
 Umur 1 bulan 6 hari
Naura (pink) Nazhifa (putih)
 Umur 1,5 bulan
Naura tidur, Nazhifa melek

 (atas) Naura 3bulan
(bawah0 Nazhifa 3bulan
 Alhamdulillah sekarang umurnya sudah 3 bulan. dan berat masing2nya Naura sekarang 4,9kg dan nazhifa 5,1kg.
 Kayak didalam becak aja ya sesak sesakan didalam stroller hadia dari mama Icha

Jadi kesibukanku sekarang adalah membesarkan sikembar, dan untuk waktu yang tidak ditentukan off dulu dari dunia perjahitan berhubung saya sekarang berada di Banjarmasin sedangkan "perjahitan" saya ada diBalikpapan. Yaaahh,,nunggu sibayi2 gedean dulu baru balik keBalikpapan.

Sekian dulu curcol saya...
Wassalam...

Senin, 12 Agustus 2013

Special Gift

Setelah sebulan kita berpuasa kini telah tiba hari yang fitri,,sebelumnya saya mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin...

Langsung saja ya aku mau bercerita sedikit, ,kebetulan ada tetangga yang baru saja melahirkan ceritanya nih mau ngasih kado gitu. Maunya bikin kado sendiri entah baju ato apa, cuma aku lagi mandek gak ada ide heeehee (kambuh lagi) dan waktunya juga mepet (alasan..) Akhirnya beli yang instan lah tinggal kasih kertas kado. Tapi aku gak beli kertas kado karena dirumah ada sisa yang dulu..(hemaat). Pas mau dibungkus ternyata gak bisa berhubung tempatnya itu berbentuk tabung. Kek begini penampakannya ( gak iklan loh..)

Jadi susahkan ngebungkusnya, karena beda ukuran antara tutupnya sama body. Akhirnya kubuka peti harta karunku (lemari kain perca maksudnya,,he). Bongkar2 dan ketemu deh yang cucok buat anak laki-laki. Potong2, jahit2, jadi deh.. goody bag serut ala diriku..



 
Special gift yang kedua mau aku berikan sama tetangga ku ( mbak Livia) yang mau pindah rencanya bulan November nanti, namun berhubung aku mau pulang ke Banjarmasin untuk waktu yang cukup lama. Alhasil ketika tahu mbak Livia mau pindah aku pengen ngasih sesuatu yang special gitu. Niatnya mau beli jilbab atao apa, cuma waktu untuk pergi jalan gak ada. Secara waktu yang kupunya cuma 1 minggu kemudian mbak Livia mau mudik lebaran.Mau pergi jalan sendiri gak mungkin, alamaaak pokoknya aku harus ngasih sesuatu soalnya pertemanan kami bisa dibilang cukup dekat. 
Akhirnya kubuka lagi peti harta karunku, dan kutemukan sesuatu yang lucu dan insya Allah cucok buat anaknya mbak Livia,,heehee. Berhubung kain sisa, jadi cukupnya cuma buat anaknya aja dan waktunya juga pet-mepet (alasan,,hee)
Aku buat sesimple mungkin namun tetap lucu buat anaknya.. ini diaaa....
walaupun sepertinya kegedean, tapi bisa disimpan buat nanti..heee
Agak sedikit gak rela sih soalnya lucu banget,,(harus ikhlas...) dan warnanya aku suka banget baby violet gitu...

















Rabu, 10 Juli 2013

Tips membuat sudut pada kerah kemeja

Kerah kemeja, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan yang satu ini. Namun aku tidak akan membahas mengenai jenisnya ataupun cara menggambarnya. Aku hanya akan memberikan tips yang aku dapat dari guruku ketika mengerjakan kerah ini terutama dibagian sudutnya.
Yuk disimak ya..

Setelah pola sudah digambar, potong staplek (pengeras) dan disetrika dikain. Kemudian ambil yang bagian atas (yang ada sudutnya)
 Jahit dengan menemukan bagian bagus kain, jahit mengikuti batas staplek dengan kain (ingat jangan sampai stpleknya terjahit)
 Kemudian, sebelum sampai bagian sudutnya sisipkan benang ( disarankan benang yang digunakan tipis namun kuat tapi bisa saja menggunakan benang biasa namun 2 lapis) ujung yang satu (benang tadi) berada didalam kerah sedangkan yang satunya lagi ada diluar. Pastikan benang ini tepat berada diujung sudut y..
 Saat menjahit pastikan benang tadi ikut terjahit juga, kemudian jahit mundur dan maju lagi tujuannya untuk mengunci posisi benang. Setelah sampai di ujung sudut lagi masukkan sisi benang yang ada diluar itu kedalam kerah.
 Teruskan jahit hingga sudut yang satunya lagi, kerjakan hal yang sama
 Setelah selesai kampuhnya bisa di 'cekris' atau potong kecil2 tapi jangan sampai memotong jahitannya


 Balik sambil memegang kedua ujung benang, tarik perlahan benang tersebut
 Jadi deh,,,tinggal dipotong saja benangnya..mudah kan
Selamat mencoba...

Sesuatu yang Baru

Setelah memutuskan untuk cuti bekerja (menjahit ya,,) untuk sampai waktu yang tidak ditentukan membuatku jenuh dengan rutinitas yang itu-itu saja. Sebenarnya bisa saja aku tetap menerima orderan apalagi sekarang sudah memasuki bulan Ramadhan yang mana masing-masingnya ingin mempersiapkan pakaian untuk lebaran nanti. Namun, terkadang bad mood yang susah dilawan yang membuat aku malas menjahit ( berhubung aku  masih kerja sendiri ya,,) akhirnya aku memutuskan untuk cuti.
Imbasnya,,aku jadi uring-uringan..(jadi serba salah ya). Akhirnya aku browsing2 tentang craft, ya aku menyukai semua hal yang mengenai dengan craft namun lebih fokus kejahit menjahit. Tapi berhubung aku sering mandek dijalan entah karena ide yang hilang atau apalah. Jadi aku menjadikannya hanya sekedar selingan dari pekerjaan utama.
Sedikt curcol (banyak gak papa kan??) aku punya sepupu yang kerjaannya kebetulan juga menjahit namun khusus dibidang bedcover dan teman2nya. Dan banyaklah perca2 yang tidak terpakai yang dihibahkan kepadaku.

Penampakan sebagian perca yang kupunya
 Gambar diatas hanya sebagian dari yang aku dapat dari sepupuku. Ditambah lagi aku banyak juga perca dari orderan yang aku terima. Namun sekali lagi dengan alasan waktu dan ide yang sempit, menganggurlah tu si kain-kain.
Namun sekarang tidak ada alasan lagi untuk dikerjakan walaupun cuma sedikit setidaknya bisa mengurangi tumpukan kainku,,heehee #dibuang sayang

Ini dia hasil karyaku tas serut untuk botol minum, namun berhubung membuat lubang untuk tali serutnya kekecilan jadinya pada waktu diserut keseeeet,,agak susah jadinya
tapi gak papa lah kan baru permulaan #menghibur dirisendiri
 Berikutnya apa ya, mungkin dompet hp aja y,,tutonya aku dapat dari tatiana vidi
 Nah kalau yang ini aku masih bingung fungsinya buat apa, yang penting jadi dulu. Bikinya udah lama nih, liat contoh tas plastik hadiah dari susu formula. Coba2 ternyata jadi..exited banget..walaupun busanya agak penyok2 heee

Selanjutnya rencananya pengen bikin tas, pouch atau clutch sudah nyari2 tutonya, kainya juga sudah ada. Eh malah material besi2 yang belum ada. maklum disini gak terlalu lengkap. Yang kayak begini nih sering buat mood aku drop dan akhirnya sikain2 yang sudah dikeluarkan masuk lagi kedalam box..

Sekian dulu curcol ku kali ini, terimakasih sudah membaca...

Behubung sudah memasuki bulan Ramadhan aku mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalannkannya. Terus berkarya,,dan perbanyaklah beramal (terutama bagi2 tutorial ya teman..)
Wassalam,,,
*dahelmuetz*

Sabtu, 15 Juni 2013

Jahitaan

Orderan ini sudah lumayan lama tapi baru saja ada waktu menguploadnya..

Ini adalah orderan dari kaka Yuli beserta suaminya, seragam umroh. 
Pergi kesananya belum tahu kapan, tapi hasil tanganku aja deh yang duluan kesana, semoga segera menyusul,,amin
Punya kaka Yuli modelnya sederhana saja hanya saja dibagian pinggang diberi aksen ploi (lipitan) lumayan besar biar luwes jalan.
 yang ini punya mama Risda ada aksen jahitan opnaisel dibagian dada
 Punya ibu Dwi (lagi,,) keduanya sama -sama dari bahan sifon dan model lengan raglan, hanya saja yang warna hijau dibagian belakang diberi aksen timpang (lebih panjang)
 Ini punya mama Ine (lagi,,,) mama Ine adalah adik dari ibu Dwi, mereka berdua adalah pelanggan setiaku,,dari pertama kali aku mulai menerima orderan. Beri aplaus buat ibu berdua.
Disebelah kanan punya Ine, gamis 2 layer. Buat acara kondangan.
 Yang ini punya Ine juga, orderan ini udah lammaaa banget (sekitar akhir 2011)
dulu aku foto sayang jelek benget hasilnya karena belum punya manequin, eh kebetulan gamisnya jadi ukuran buat Ine sekalian aja mejeng dulu hee
 Dibagian kiri punya mbak Rini (temen dari ibu Budiman) orderan pertama. Simple hanya diberi aksen jahitan + payet dibagian dada
Sedangkan yang merah punya ibu Budiman, simple juga. Gak mau diberi aksen apa-apa dibagian dada katanya nanti ketutup sama jilbab juga
 Ini punya ibu Dudi lagi (temen dari ibu Budiman juga) dua-duanya sangaat simple tapi tetep oke.
 Sepertinya aku akan cuti dulu untuk waktu yang tidak ditentukan, aku hanya menyelesaikan orderan yang sudah masuk dan aku juga ingin menyelesaikan projek buat aku sendiri,,
Tunggu postingan selanjutnya yaaa,,,

Membuat Kancing Bungkus Sendiri

Lumayan lama juga aku gak menulis postingan baru. Malas dan malas. Entah mengapa, mungkin karena bawaan dari bayi ya,,. Iya, Alhamdulillah sekarang aku hamil dan usia kandunganku sudah menginjak 18minggu. Semoga dikehamilan pertamaku ini semuanya lancar-lancar saja hingga persalinan nanti, amiin.
Mumpung lagi mood aku pengen berbagi tutorial membuat kancing bungkus. Sesi foto-fotonya sih udah lama banget tapi males banget buka blog,, :-)
Langsung disimak ya,,

Inilah penampakan dari alat pembuat kancing bungkus tersebut gak terlalu besar kok. Disini aku beli sekitar 200rb. 
 Sedangkan yang dibawah ini aku menyebutnya sebagai "sparepart utama" ( aku lupa namanya), jadi misalnya mau membuat kancing dengan ukuran 28, makan cetakannya juga nomor 28. Oh iya ada beberapa ukuran dari 22,24,28,32,36 dst. Sedangkan dari ukuran 28 ada 3 jenis ada yang pipih, setengah lancinp dan lancip ( spt jamur). Untuk cetakan harganya bervariasi no.24 aku beli seharga 60rb sedangkan no.28 dan no.32 aku beli 70rb.
(gbr kanan bawah) itu adalah...hmmm apa ya namanya ??? aku juga bingung,,bagaimana kalau kita sebut "kancing atas" dan " kancing bawah". Belinya mesti satu bungkus isinya 100 harganya sekitar 28rb ( bisa bertahun-tahun baru habis hee) Sama seperti  "sparepart utama" yang ini juga ada ukurannya masing-masing.
 Setelah perkenalan di awal sekarang mari kita mulai membuat kancing bungkus. Pada gambar tampak diberi kertas koran tujuannya adalah supaya si kain itu padat ( berhubung kain yang kugunakan adalah dari satin). Oh iya didalam kain itu sudah terbungkus "cetakan atas "ya . Kemudian tinggal dirapikan bagian kain yang meneluar dengan mengguntingnya.
 Silahkan disimak sendiri gambarnya ya,,aku bingung mendeskripsikannya.
Sedikit saran, ini menggunakan tambahan tenaga dalam (lebay) karena supaya hasilnya padat dan rapih..
 Taraaa,,,agak kurang rapih,,heeheh 
selamat mencoba..

Senin, 01 April 2013

Orderan (lagi)

Tanpa berbasa-basi lagi, inilah orderan dari mba Livia ada 4 gamis (2 punya mba Livia, 2nya lagi punya ibu mba Livia) + 1kemeja untuk suami mba Livia


Yang ini punya mba Livia
 Punya suaminya mba Livia
 Punya Ibunya mba Livia
 Kalau yang ini punya ibu Budiman (lagi) modelnya simple banget cuma diberi benang karet dibagian bawah
 Sedangkan yang ini punya temennya ibu Budi, ibu Dodi (klo gak salah)
modelnya lengan raglan, lama banget gak ngerjakan model kek gini kira2 pertengahan 2011 aku ngerjainnya, jadi mesti buka buku dulu..:-)

Kamis, 21 Maret 2013

Membuat tempat kancing tambahan

"Membuat tempat kancing tambahan" agak sedidkit bingung untuk menentukan judul post yang kubuat kali ini. Namun terlepas dari itu semoga ilmu yang ini ku bagikan bisa bermanfaat.
Umumnya jika ingin membuat blouse/dress/kemeja yang menggunakan kancing depan pada saat membuat pola tentu akan diberi tambahan 2 cm untuk tempat kancing tersebut. Dan tentu saja belahan tersebut dari atas kebawah.
Akan tetapi pasti kita sering melihat belahan kancing namun hanya sebatas dada atau pinggang.

kali ini aku akan memberikan tutonya, disimak ya..

sebelum membuat tempat kancing aku ingin membuat aplikasi dengan bias tape isi

Selesai bias tape dipasang, kemudian ambil titik tengah baju tersebut ya..
dan sediakan kain yang sudah dilapisi pisilin, disini aku menggunakan lebar tempat kancing tersebut 3cm, maka lebar yang kuperlukan adalah 18cm jika ragu bisa ditambah 1cm untuk kampuh. Sedangkan untuk panjangnya tinggal disesuaikan kebutuhan.
Namun jika ingin lebar nya 2cm maka yang diperlukan adalah 15cm.



Mudah kan...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...