Semua tentang menjahit dan apa yang menarik disekitarku..
Tampilkan postingan dengan label tentang menjahit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang menjahit. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Agustus 2013

Special Gift

Setelah sebulan kita berpuasa kini telah tiba hari yang fitri,,sebelumnya saya mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin...

Langsung saja ya aku mau bercerita sedikit, ,kebetulan ada tetangga yang baru saja melahirkan ceritanya nih mau ngasih kado gitu. Maunya bikin kado sendiri entah baju ato apa, cuma aku lagi mandek gak ada ide heeehee (kambuh lagi) dan waktunya juga mepet (alasan..) Akhirnya beli yang instan lah tinggal kasih kertas kado. Tapi aku gak beli kertas kado karena dirumah ada sisa yang dulu..(hemaat). Pas mau dibungkus ternyata gak bisa berhubung tempatnya itu berbentuk tabung. Kek begini penampakannya ( gak iklan loh..)

Jadi susahkan ngebungkusnya, karena beda ukuran antara tutupnya sama body. Akhirnya kubuka peti harta karunku (lemari kain perca maksudnya,,he). Bongkar2 dan ketemu deh yang cucok buat anak laki-laki. Potong2, jahit2, jadi deh.. goody bag serut ala diriku..



 
Special gift yang kedua mau aku berikan sama tetangga ku ( mbak Livia) yang mau pindah rencanya bulan November nanti, namun berhubung aku mau pulang ke Banjarmasin untuk waktu yang cukup lama. Alhasil ketika tahu mbak Livia mau pindah aku pengen ngasih sesuatu yang special gitu. Niatnya mau beli jilbab atao apa, cuma waktu untuk pergi jalan gak ada. Secara waktu yang kupunya cuma 1 minggu kemudian mbak Livia mau mudik lebaran.Mau pergi jalan sendiri gak mungkin, alamaaak pokoknya aku harus ngasih sesuatu soalnya pertemanan kami bisa dibilang cukup dekat. 
Akhirnya kubuka lagi peti harta karunku, dan kutemukan sesuatu yang lucu dan insya Allah cucok buat anaknya mbak Livia,,heehee. Berhubung kain sisa, jadi cukupnya cuma buat anaknya aja dan waktunya juga pet-mepet (alasan,,hee)
Aku buat sesimple mungkin namun tetap lucu buat anaknya.. ini diaaa....
walaupun sepertinya kegedean, tapi bisa disimpan buat nanti..heee
Agak sedikit gak rela sih soalnya lucu banget,,(harus ikhlas...) dan warnanya aku suka banget baby violet gitu...

















Rabu, 10 Juli 2013

Tips membuat sudut pada kerah kemeja

Kerah kemeja, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan yang satu ini. Namun aku tidak akan membahas mengenai jenisnya ataupun cara menggambarnya. Aku hanya akan memberikan tips yang aku dapat dari guruku ketika mengerjakan kerah ini terutama dibagian sudutnya.
Yuk disimak ya..

Setelah pola sudah digambar, potong staplek (pengeras) dan disetrika dikain. Kemudian ambil yang bagian atas (yang ada sudutnya)
 Jahit dengan menemukan bagian bagus kain, jahit mengikuti batas staplek dengan kain (ingat jangan sampai stpleknya terjahit)
 Kemudian, sebelum sampai bagian sudutnya sisipkan benang ( disarankan benang yang digunakan tipis namun kuat tapi bisa saja menggunakan benang biasa namun 2 lapis) ujung yang satu (benang tadi) berada didalam kerah sedangkan yang satunya lagi ada diluar. Pastikan benang ini tepat berada diujung sudut y..
 Saat menjahit pastikan benang tadi ikut terjahit juga, kemudian jahit mundur dan maju lagi tujuannya untuk mengunci posisi benang. Setelah sampai di ujung sudut lagi masukkan sisi benang yang ada diluar itu kedalam kerah.
 Teruskan jahit hingga sudut yang satunya lagi, kerjakan hal yang sama
 Setelah selesai kampuhnya bisa di 'cekris' atau potong kecil2 tapi jangan sampai memotong jahitannya


 Balik sambil memegang kedua ujung benang, tarik perlahan benang tersebut
 Jadi deh,,,tinggal dipotong saja benangnya..mudah kan
Selamat mencoba...

Sesuatu yang Baru

Setelah memutuskan untuk cuti bekerja (menjahit ya,,) untuk sampai waktu yang tidak ditentukan membuatku jenuh dengan rutinitas yang itu-itu saja. Sebenarnya bisa saja aku tetap menerima orderan apalagi sekarang sudah memasuki bulan Ramadhan yang mana masing-masingnya ingin mempersiapkan pakaian untuk lebaran nanti. Namun, terkadang bad mood yang susah dilawan yang membuat aku malas menjahit ( berhubung aku  masih kerja sendiri ya,,) akhirnya aku memutuskan untuk cuti.
Imbasnya,,aku jadi uring-uringan..(jadi serba salah ya). Akhirnya aku browsing2 tentang craft, ya aku menyukai semua hal yang mengenai dengan craft namun lebih fokus kejahit menjahit. Tapi berhubung aku sering mandek dijalan entah karena ide yang hilang atau apalah. Jadi aku menjadikannya hanya sekedar selingan dari pekerjaan utama.
Sedikt curcol (banyak gak papa kan??) aku punya sepupu yang kerjaannya kebetulan juga menjahit namun khusus dibidang bedcover dan teman2nya. Dan banyaklah perca2 yang tidak terpakai yang dihibahkan kepadaku.

Penampakan sebagian perca yang kupunya
 Gambar diatas hanya sebagian dari yang aku dapat dari sepupuku. Ditambah lagi aku banyak juga perca dari orderan yang aku terima. Namun sekali lagi dengan alasan waktu dan ide yang sempit, menganggurlah tu si kain-kain.
Namun sekarang tidak ada alasan lagi untuk dikerjakan walaupun cuma sedikit setidaknya bisa mengurangi tumpukan kainku,,heehee #dibuang sayang

Ini dia hasil karyaku tas serut untuk botol minum, namun berhubung membuat lubang untuk tali serutnya kekecilan jadinya pada waktu diserut keseeeet,,agak susah jadinya
tapi gak papa lah kan baru permulaan #menghibur dirisendiri
 Berikutnya apa ya, mungkin dompet hp aja y,,tutonya aku dapat dari tatiana vidi
 Nah kalau yang ini aku masih bingung fungsinya buat apa, yang penting jadi dulu. Bikinya udah lama nih, liat contoh tas plastik hadiah dari susu formula. Coba2 ternyata jadi..exited banget..walaupun busanya agak penyok2 heee

Selanjutnya rencananya pengen bikin tas, pouch atau clutch sudah nyari2 tutonya, kainya juga sudah ada. Eh malah material besi2 yang belum ada. maklum disini gak terlalu lengkap. Yang kayak begini nih sering buat mood aku drop dan akhirnya sikain2 yang sudah dikeluarkan masuk lagi kedalam box..

Sekian dulu curcol ku kali ini, terimakasih sudah membaca...

Behubung sudah memasuki bulan Ramadhan aku mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalannkannya. Terus berkarya,,dan perbanyaklah beramal (terutama bagi2 tutorial ya teman..)
Wassalam,,,
*dahelmuetz*

Sabtu, 15 Juni 2013

Membuat Kancing Bungkus Sendiri

Lumayan lama juga aku gak menulis postingan baru. Malas dan malas. Entah mengapa, mungkin karena bawaan dari bayi ya,,. Iya, Alhamdulillah sekarang aku hamil dan usia kandunganku sudah menginjak 18minggu. Semoga dikehamilan pertamaku ini semuanya lancar-lancar saja hingga persalinan nanti, amiin.
Mumpung lagi mood aku pengen berbagi tutorial membuat kancing bungkus. Sesi foto-fotonya sih udah lama banget tapi males banget buka blog,, :-)
Langsung disimak ya,,

Inilah penampakan dari alat pembuat kancing bungkus tersebut gak terlalu besar kok. Disini aku beli sekitar 200rb. 
 Sedangkan yang dibawah ini aku menyebutnya sebagai "sparepart utama" ( aku lupa namanya), jadi misalnya mau membuat kancing dengan ukuran 28, makan cetakannya juga nomor 28. Oh iya ada beberapa ukuran dari 22,24,28,32,36 dst. Sedangkan dari ukuran 28 ada 3 jenis ada yang pipih, setengah lancinp dan lancip ( spt jamur). Untuk cetakan harganya bervariasi no.24 aku beli seharga 60rb sedangkan no.28 dan no.32 aku beli 70rb.
(gbr kanan bawah) itu adalah...hmmm apa ya namanya ??? aku juga bingung,,bagaimana kalau kita sebut "kancing atas" dan " kancing bawah". Belinya mesti satu bungkus isinya 100 harganya sekitar 28rb ( bisa bertahun-tahun baru habis hee) Sama seperti  "sparepart utama" yang ini juga ada ukurannya masing-masing.
 Setelah perkenalan di awal sekarang mari kita mulai membuat kancing bungkus. Pada gambar tampak diberi kertas koran tujuannya adalah supaya si kain itu padat ( berhubung kain yang kugunakan adalah dari satin). Oh iya didalam kain itu sudah terbungkus "cetakan atas "ya . Kemudian tinggal dirapikan bagian kain yang meneluar dengan mengguntingnya.
 Silahkan disimak sendiri gambarnya ya,,aku bingung mendeskripsikannya.
Sedikit saran, ini menggunakan tambahan tenaga dalam (lebay) karena supaya hasilnya padat dan rapih..
 Taraaa,,,agak kurang rapih,,heeheh 
selamat mencoba..

Kamis, 21 Maret 2013

Membuat tempat kancing tambahan

"Membuat tempat kancing tambahan" agak sedidkit bingung untuk menentukan judul post yang kubuat kali ini. Namun terlepas dari itu semoga ilmu yang ini ku bagikan bisa bermanfaat.
Umumnya jika ingin membuat blouse/dress/kemeja yang menggunakan kancing depan pada saat membuat pola tentu akan diberi tambahan 2 cm untuk tempat kancing tersebut. Dan tentu saja belahan tersebut dari atas kebawah.
Akan tetapi pasti kita sering melihat belahan kancing namun hanya sebatas dada atau pinggang.

kali ini aku akan memberikan tutonya, disimak ya..

sebelum membuat tempat kancing aku ingin membuat aplikasi dengan bias tape isi

Selesai bias tape dipasang, kemudian ambil titik tengah baju tersebut ya..
dan sediakan kain yang sudah dilapisi pisilin, disini aku menggunakan lebar tempat kancing tersebut 3cm, maka lebar yang kuperlukan adalah 18cm jika ragu bisa ditambah 1cm untuk kampuh. Sedangkan untuk panjangnya tinggal disesuaikan kebutuhan.
Namun jika ingin lebar nya 2cm maka yang diperlukan adalah 15cm.



Mudah kan...

Kamis, 14 Maret 2013

Una (lagi)

Langsung saja ya,,
Orderan untuk Una kali ini ada 4 potong, yaitu 2 blouse + 2dress.

Berhubung Una size tubuhnya bisa dibilang sangat gemuk untuk ukuran anak2 3 tahun, jadi stelan baju muslim yang dia punya sudah tidak bisa digunakan lagi alias kekecilan, namun bawahannya masih bisa digunakan. jadi tugasku adalah membuatkankan atasanya. Salah satunya adalah foto yang dibawah ini. Sempat bingung juga menentukan modelnya, sebenarnya mau diberi kain bermotif ternyata bawahannya bermotif juga, alhasil beginilah jadinya.
 Kalau yang batik ini adalah dress selutut. Kbayang gak baju ini bisa masuk ke manequin hanya saja tidak bisa ditutup resletingnya. banyak yang mengira ini punya mamanya Una heehehe.
 yang ini atasannya saja, aku buat persis seperti contoh bajunya. Hanya saja tidah ada stitch zigzag berhubung belum punya mesinnya # hiks
 Yang ini dress. Oh iya kain batiknya sisa dari orang tuanya Una, kira2 ada 1 m.


Sabtu, 09 Maret 2013

Saatnya Beres-Beres

Orderan untuk baju Una yang sudah selesai ada 3potong tinggal satu potong lagi. Namun aku lagi bingung nih modelnya seperti apa lagi. Seacrh di tempat om gogel gak ada yang sreg dihati, modelnya itu2 doang (ceilah..gaya banget ya).
 Saat lagi asyik berkhayal (maksudnya ngayalin bajunya Una ya) Lihat kesekelilingku  TERNYATA jreng jreng (lebay amat ya) ruang kerjaku berantakan benget. Baru nyadar,,hehehe.
Akhirnya aku memutuskan untuk beres2. Saat beres2 aku melihat tempat spul (kumparan) ku yang sangat2 berantakan, benang yang ada antara satu spul dengan spul yang lainya menyatu.
Hm,,jadi ingat beberapa waktu yang lalu saat aku mampir ke Rumah Jahit Haifa yang share cara menyimpan spu biar rapi dan gampang memilih warnanya. Awalnya mau bikin begitu, kebetulan ada box bekas sarung yang kebetulan masih aku simpan. Namun sempat bimbang mau menggunakan box ini dikarenakan terlalu besar secara spul yang aku miliki tidak terlalu banyak,  ukurannya sekitar 27x14. Tapi karena tidak ada pilihan lain akhirnya kugunakan lah box tersebut.
langkah selanjutnya adalah memberi sekat diantara spul dengan menggunakan potongan kardus, ingat tingginya disesuaikan ya..Seharusnya sekatnya dari dua sisi, tapi berhubung kardus yang kugunakan lumayan tebal jadi pada saat dipotong dengan disisakan sedikit agar bisa menyisipkan ke atas potongan kardus yang lain sikardus yang diotong tadi malah sobek. Gak jadi deh,, Tapi aku tak berhenti disitu, akhirnya aku hanya menggunakan ekat dari satu sisi saja.
Hasilnya,,lumayan rapi dari sebelumnya,,

Look at this..
 Bukan bermaksud iklan ya,,tapi...
Oh iya box ini kan bisa ditutup juga jadi bisa terlindung dari debu
Sedikit tambahan sekat tersebut aku lem pakai lem kertas ajah ko,,

Semoga terinspirasi..

Selasa, 05 Maret 2013

Finally..

Yippie,,akhirnya aku bisa bernapas lega, orderan yang kesekian dari mama Rafli sudah selesai. Orderan kali ini lumayan banyak, proses pengerjaannya hampir sebulan namun sepertinya bahannya sudah lebih sebulan ada dirumah. Kenapa?? Kemarin kan aku sempat mudik jadi setelah kembali baru mulai proses pengerjaan.
Selain itu masih ada orderan sebelumnya yang sudah menuggu.
Namun sepertinya aku punya waktu untuk "bernapas" hanya sebentar, karena orderan yang lain sudah menunggu. Iya, oredran dari mama Una sudah menunggu, semuanya sih punya Una ada empat potong, baru mulai kerja lagi stelah libur 2hari..hiks..hiks,,
Disyukuri aja lah mumpung ada yang mau 'memberi' uang,,hehee.. Kadang saat banyak kerjaan aku merasa capek, atau apalah. Tapi saat gak ada orderan sama sekali aku jadi bingung mau ngerjain apa.  Yah,,manusiawi banget #curcol.

Ini dia semunya puya mama Rafli loh..


 Seperti biasa sackdress ini gak bisa masuk ke manequin, alhasil beginilah jadinya
 Sebenarnya rok +top ini ada 3 namun berhubung yang bisa masuk ke manequin cuma yang ini  (hitam)
 Semua boleronya dari bahan satin yang ada gliternya, lumayan susah jahitnya soalnya kainnya lari-lari, apalagi bolero yang hitam (juara deh susahnya)

Kalau yang dibawah ini bukan punya mama Rafli tapi punya mertuaku, modelnya sederhana banget hanya ada aksen ban dibagian bawah dan bisa di ikat. Sedangkan yang satunya lagi gamis buat keponakan ku yang minta dibikinkan gamis dari kain Sasirangan namun dikarenakan kain sisanya sangat sedikit jadilah seperti pada foto.


Kira-kira ini dulu yang sudah selesai dijahit , tongkrongin  postingan selanjutnya ya..

Sabtu, 23 Februari 2013

Memasang resleting Jepang

enSaat ini entah mengapa aku kerajingan pengen bikin tuto terus. Mengapa yaa??
Hmm,,,mungkin karena berdasarkan pengalamanku sendiri ketika aku belum bisa atau belum tahu bagaimana caranya dalam hal ini tentu saja tentang menjahit. Oleh sebab itu tergetuklah hatiku (lebay yaa) untuk membuat tuto yang mungkin saja bermanfaat bagi orang lain.
Pastinya tutonya yang masih sederhana (berhubung aku bisanya itu doang,,hehe). Namun kelemahanku adalah dalam hal mendeskripsikan tuto itu sendiri, aku sering bingung bagaimana cara mengungkapkannya.

Selain itu masalah yang kutemui adalah waktu. Niatnya pengen berbagi-bagi apa yang aku bisa namun karena kesibukanku, ya..jadinya hanya sebatas angan saja. Oh iya,,aku baru saja beli alat buat bikin kancing bungkus,,ntar deh kalau ada waktu luang aku mau bikin tutonya (insya Allah)

Kali ini aku mau memberikan tuto cara memasang resleting Jepang.

(Gbr kiri) inilah sepatu khusus untuk memasang resleting Jepang bahannya dari plastik harganya ditempatku sekita Rp.5000. Setahuku ada jenis lain yaitu dari besi, namun aku tidak punya sampelnya dan menurutku ini sudah nyaman digunakan. Oh iya,,ini sepatu Jepang buat mesin biasa yaa (iya,mesin jadul) berhubung aku masih stia sama mesin itu (setia apa gak cukup dana buat beli yang portabel yaa,,hikshiks).
(Gbr kanan)Beri tanda sepanjang resleting tersebut dikain namun harus dinaikkan kira2-kira 2cm dari batas akhir maksimal ketika resleting tersebut dibuka (biasanya ditandai dengan adanya besi). Tujuannya adalah ketika resleting sudah terpasang tidak ada lubang (celah) dibagian ujung bawah resleting itu.



Setelah itu dijelujur ya,,ingat jangan sampai terbalik. Kalau baru pertama kali mengerjakannya sebaiknya dijelujur terlebih dahulu kalau tidak (cuma pakai pentul) si resleting akan menggeser, dan akhirnya akan tinggi sebelah. Walaupun sudah sering memasang resleting ini tapi aku selalu dijelujur terlebih dahulu.

Perhatikan gambar secara seksama ya,,jangan sampai terbalik.
Eits,,ternyata aku salah tulis tuh..tulisan "bagian kanan rok" diganti dengan "bagian kiri rok" ya dan sebaliknya. Pokoknya posisinya seperti saat kamu melihat gambar ini.

Selesai...

Dan inilah penampakan secara keseluruhan, baju ala Syahrini apa Ashanty ya?? baju ini juga yang membuat aku galau waktu itu. Ternyata eh ternyata si empunya minta yang gak terlalu lebar untuk bagian bawah baju itu, berarti itukan mestinya menggunakan pola 1/2 lingkaran. Yaaahhh...aku cuma bilang "sudah dipotong bu". Si empunya telat sih ngomongnya,,bukan salahku ya soalnya aku cuma diberi gambar model yang diinginkan dan ku lihat disana modelnya lebar. ehhhmm nasi sudah menjadi bubur, gak bisa dirubah lagi. maaf ya bu..

Senin, 18 Februari 2013

Memasang kancing hak

Mumpung masih dalam moment hari berbagi aku juga pengen membagikan sedikit ilmu yabg aku punya tentang jahit menjahit.
Kali ini aku akan memberikan langkah2 dalam memasang kancing hak atau biasa juga disebut dengan kancing kait.
Kancing ini bisa kita temukan pada bagian belakang rok atau celana ( dibagian depan ya,,,). kancing terbagi atas dua jenis, dari segi bentuk hampir sama yang membedakan hanya cara pemasangannya saja.
Ada yang pemasangannya setelah ban rok selesai dikerjakan, baru dijahit dengan tusuk feston ( jahit menggunakan tangan).
 Kalau baru pertama kali menjahit, pastilah cara ini yang di anggap paling mudah (yang pasti aku dulu begitu,,hehehe nyari yang simpel aja). Namun menurut aku kancing hak yang ini mempunyai kelemahan yaitu hasil kaitan yang kurang kuat/cepat terlepas dari kaitannya.
Sedangkan kancing kait yang satunya lagu cara pemasangannya adalah dari dalam, maksudnya sebelum ban rok tersebut selesai.
Agak bingung penjelasannya??? Ya sudah ini langkah2nya..disimak yaa...

Pertama-tama siapkan bahan2 dibawah ini (kaya bikin kue aja y,,) Ingat celana atau rok nya harus sudah selesai ya..

Perhatikan dengan seksama gambar dibawah ini ya.. Itu adalah bagian sebelah kana dan kiri ban rok yang sudah diberi kain keras.
Ambil bagian rok yang sebelah kanan (pengait), kemudian beri tanda untuk memasukkan bagian yang lancip dari kancing hak tersebut, pastikan posisinya tepat ditengah ban rok.

 Kalau sudah terpasang berikut dengan bagian belakangnya, langkah selanjutnya adalah membengkokkan bagian yang lancip tadi dengan menggunakan tang
 Lipat dan jahit
 Setelah selesai sisi sebelah kanan, kerjakan lagi sisi sebelah kiri (kaitan). langkahnya hampir sama dengan yang pertama hanya saja yang harus diperhatikan adalah harus sejajar antara pengait dengan kaitan. Supaya hasilnya pas, cara yang biasa aku lakukan adalah dengan memberi kapur dibagian pengait kemudian aku tutup  resletingnya(menjiplak) dan aku letakkan pengait diatas kain (dengan kekuatan penuh kutekan-tekan *lebay*:-)   sehungga kapurnya menempel dibagian kaitan.
Setelah selesai (lihat gbr dibawah) jahit

 Taraaaa...jadi deh
ini adalah penampakan 'sang pengait'
(atas) 'sang terkait'

Mudah kaaaannn????
Aku yakin kalian pasti bisa.# ganbatte

Kalau aku sekarang lebih suka menggunakan kancing hak yang ini, selain lebih cepat pengerjaannya(menurutku) hasil 'kaitanya' juga lebih rapat, gak gampang lepas. Mengapa aku bilang lebih cepat pengerjaannya karena prosesnya sebelum ban selesai setelah itu tinggal jahit pakai mesin. Jadi deh. Tanpa ada cerita jahit pakai tangan soalnya aku sering ketusuk jarum, mungkin karena tebal yaa..

Jadi kalian lebih memilih yang mana..???


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...